Mengapa Manusia Bermimpi Saat Tidur ? Penelitian Terbaru Menguak "Dua Alasan" Dibaliknya

Mengapa Manusia Bermimpi Saat Tidur  Penelitian Terbaru Menguak Dua Alasan Dibaliknya

PeristiwaTerkini.com - Bermimpi adalah sesuatu hal yang dihadapi setiap orang. Orang jaman dulu beranggapan bahwa mimpi datang bukan tanpa alasan. Ada tiga alasan utama mengapa orang bisa bermimpi. Satu, alasan fisik. Dua, alasan fisiologis. Tiga, alasan psikologis.

Pada dasarnya, semua orang bisa bermimpi. Setiap mimpi semua orang berbeda-beda. Mimpi itu seperti sebuah pengalaman yang tidak bisa dikendalikan oleh manusia, tidak ada orang yang berinisiatif untuk bermimpi.

Jadi Mengapa Manusia Bermimpi ? 

Ketika manusia tertidur, fungsi tubuh akan memasuki keadaan istirahat. Bahkan sel-sel otak akan mengurangi reaksi. Namun, saat tubuh istirahat, sel-sel otak tidak masuk ke tingkat istirahat yang dalam. Selama ada sedikit rangsangan dari lingkungan luar, mereka akan segera memulai aktivitasnya. Hal inilah yang membuat orang bermimpi.

Misalnya, di siang hari ada sebuah kejadian yang sangat luar biasa dan selalu muncul di benak sampai tubuh istirahat. Nah, walau sebagian sel tubuh sudah mulai beristirahat, masih akan ada beberapa sel yang merasakan rangsangan yang disebabkan oleh kejadian di siang hari. Manusia jadi akan bermimpi kejadian yang sangat mirip dengan apa yang terjadi di setiap hari. Makanya ada beberapa orang yang berkata, yang dipikirkan siang hari akan dimimpikan pada malam hari.

Mengapa Manusia Bisa Mimpi Buruk?

Melalui teori dan eksperimen, beberapa ilmuwan menemukan bahwa mimpi buruk terbentuk dari dua alasan utama :

Pertama, Mimpi buruk dapat menunjukkan penyakit pada tubuh manusia. Biasanya penyakit yang tidak terlalu diperhatikan. Namun, biasanya adalah penyakit yang belum terlalu serius.

Pada saat tubuh mulai beristirahat pada malam hari, sebagian sel dalam tubuh memasuki keadaan istirahan. Nah, sel-sel yang aktif adalah sel yang berpenyakit, sel yang mudah dilupakan oleh manusia. Sel yang berpenyakit ini akan merangsang otak dan masuk ke dalam mimpi buruk.

Kedua, Umumnya tubuh manusia dirangsang oleh lingkungan luar atau stimulus besar dari bagian dalam tubuh pada pagi hari. Contohnya, ada seorang wanita yang sering bermimpi gelombang besar menelan tubuhnya, tapi tidak ada orang yang menyelamatkannya.

Melalui beberapa penyelidikan, para periset menemukan bahwa wanita ini mendapat tekanan berat dalam pekerjaan sehari-hari. Hal ini menyebabkan wanita ini tegang namun juga tidak mau meminta pertolongan dari orang lain karena berbagai alasan. Untuk situasi seperti ini, manusia butuh menyelesaikan masalahnya untuk melepas diri dari mimpi buruk.